December 2, 2020

greattattoos.net

Website personal yang unik dan menarik

Kapan Anak Perlu Dilatih untuk “Berpisah” dengan Popoknya?

Kapan Anak Perlu Dilatih untuk “Berpisah” dengan Popoknya?

Ketergantungan orangtua dalam memakaikan popok bayi untuk buah hatinya memang tidak bisa dipungkiri. Pasalnya popok bayi memang memberikan kemudahan untuk mengurus dan merawat kebersihan bayi. Berbagai toko official drypers atau toko resmi yang menjual popok juga semakin berkembang banyak akhir-akhir ini. Hal tersebut semakin menunjukkan pentingnya kehadiran popok bayi guna memudahkan merawat si kecil.

Sebagian besar orangtua akan memakaikan popok untuk bayi hanya berselang beberapa hari setelah mereka lahir. Tentu popok yang digunakan awalnya adalah popok kain yang lembut dan tidak ketat. Seiring berjalannya waktu, banyak yang mengganti popok kain dengan popok sekali pakai. Sebab popok sekali pakai dianggap lebih fleksibel dan mudah digunakan.

Melatih Anak untuk Tidak Memakai Popok

Popok bayi tersebut terus digunakan di hari-hari pertumbuhan bayi selama berbulan-bulan. Sebab saat itu pula bayi belum bisa mengatakan keinginannya untuk buang air besar maupun kecil. Kebiasaan memakai popok bayi saat usia sudah bertambah tentu tidak baik. Bayi harus dilatih untuk tidak memakai popok bayi dengan memperhatikan hal berikut:

1. Secara perlahan dan siap repot

Kedua hal tersebut menjadi kunci utama ketika Anda berusaha menjauhkan buah hati dari penggunaan popok. Perpisahan dengan popok dari toko official drypers harus dilakukan perlahan. Artinya Anda hanya perlu mengatur frekuensi penggunaan popok lebih sedikit dibandingkan biasanya. Misalnya hanya dipakaikan ketika hendak bepergian atau ketika mau tidur di malam hari.

Konsekuensinya adalah bayi akan mengompol sehingga Anda harus siap repot untuk membersihkannya. Namun di sisi lain, buah hati Anda juga akan memberikan kode jika ingin buah air besar atau kecil. Seperti menunduk ke bagian bawah atau terus menerus memegang celana mereka. Secara perlahan mereka akan mulai tahu dan menyadari keinginan mereka untuk buang air kecil maupun air besar.

2. Toilet Training

Istilah toilet training mengacu pada bimbingan pembiasaan untuk bayi supaya pergi ke toilet begitu mereka ingin buang air besar maupun kecil. Anda dapat melatih mereka jika memang buah hati sudah bisa berjalan atau melakukan gerak motorik lainnya yang dibutuhkan saat di toilet. Anda dapat mengedukasi dengan memberikan contoh terlebih dahulu. Anda juga harus memastikan kondisi toilet dalam keadaan aman untuk bayi.

Sehingga dengan begitu Anda dapat menentukan sendiri mana waktu yang tepat untuk melepas popok bayi dari buah hati. Sehingga tidak ada jawaban pasti kapan waktu yang tepat untuk melepasnya. Namun sebuah studi di Amerika Selatan mengatakan bahwa bayi bisa lepas popoknya usai menginjak usia 1,5 – 2 tahun. Selama jangka waktu Anda menggunakan popok pada bayi, pastikan Anda memberikan popok yang berkualitas dan aman dari toko official drypers.